Ketahui Hal Dasar Cara Menggunakan Adobe Illustrator Berikut Ini!

Pekerjaan sebagai Desain grafis telah menjadi idaman. Banyak yang mendambakan karena bisa bekerja secara remote dan freelance dengan bayaran yang menggiurkan. Hal ini membuat banyak orang yang mulai belajar untuk menjadi seorang desainer grafis.

Cara Menggunakan Adobe Illustrator

cara menggunakan adobe illustrator

Banyak hal yang harus dikuasai, salah satunya yaitu penguasaan Adobe Illustrator. Cara menggunakan Adobe Illustrator ini hampir mirip dengan Adobe Photoshop namun sedikit lebih rumit. Berikut ini hal-hal dasar cara menggunakannya:

1. Cara Menggunakan Adobe Illustrator Dengan Memahami Tools Shape

Cara kerja Adobe Illustrator dikatakan hampir mirip dengan Adobe Photoshop. Hal ini dikarenakan, desain yang dihasilkan berasal dari penggunaan tools yang sudah disediakan. Bagi seorang pemula, pengenalan terhadap segala tools sangat diperlukan.

Salah satu tools yang perlu dikenali yaitu shape. Shape berisi gambar-gambar 2 dimensi seperti persegi, persegi panjang, lingkaran, bintang, segitiga, trapesium, dll. Tools shape ini memberikan kemudahan bagi pemula untuk membuat karya desain logo, poster, dll.

2. Pelajari Tools: Pen Tool

Pen Tool didunia lukis sama seperti pensil atau bolpoinnya. Dengan menggunakan tools ini, pemula bebas menggambar apa saja. Biasanya digunakan untuk menggambar logo dengan bentuk yang rumit dan tidak bisa menggunakan shape.

Bagi pemula merasa bahwa cara menggunakan Adobe Illustrator dengan pen tool memang cukup rumit. Karena harus menggunakan mouse untuk menggambarnya. Namun jika ingin jadi profesional, maka harus mau untuk mengasahnya.

3. Memberi Warna Dengan Tool Fiil Color

Kelebihan dari Adobe Illustrator salah satunya yaitu memiliki ragam warna yang sangat banyak. Mulai dari warna solid hingga warna berbagai campuran tersedia disini. Itulah yang membuat banyak desainer lebih menggunakan software ini untuk membuat beragam desain manusia.

Dengan menggunakan tools ini, poster maupun logo yang sudah dibuat bisa diberi warna. Supaya lebih menarik, perlu menggabungkan dengan tool lain supaya gambar lebih realis tiga dimensi.

Penggabungannya misal dengan memakai tool gradient dan mesh tool. Gradient ini akan memberi kesan bentuk 3 dimensi karena ada warna-warna gradiasinya. Supaya bisa terlihat realis/nyata bisa memakai mesh tool.

4. Penggabungan Gambar Dengan Tool: Clipping Mask Dan Group/Ungroup

Pembuatan desain seperti logo, poster, kartu nama, dll dibutuhkan lebih dari satu gambar. Contohnya, membuat kartu nama, perlu bentuk persegi untuk membuat bingkai fotonya. Kemudian butuh pula gambar foto selfie sebagai identitas dari kartu nama tersebut.

Untuk bisa menggabungkan kedua gambar tersebut maka bisa menggunakan Clipping Mask. Dengan memakai Clippin Mask maka gambar tersebut menjadi satu dan seolah-olah menyatu.

Selain itu bisa pula memakai Group/Ungroup. Group berguna untuk menggabungkan gambar, sedangkan Ungroup untuk memisahkan gambar. Misalnya membuat mobil, maka diperlukan gambar roda dan kerangka mobil lalu digabungkan dengan group.

5. Terakhir, Simpan Hasil Karya

Jika desain sudah selesai dibuat, maka langkah terakhir yaitu melakukan save. Cara save di Adobe Illustrator cukup berbeda dengan lainnya.

Biasanya menggunakan save as untuk menyimpan file. Jika memakai cara ini maka file yang disimpan akan berakhiran ( .ai ). Artinya, file ini hanya bisa dibuka dengan Adobe Illustrator.

Supaya file gambar itu bisa dicetak, maka ekstensi filenya harus diubah menjadi JPG atau PNG. Untuk mengubahnya ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Langkahnya yaitu klik file di menu kemudian export dan pilih export as menjadi JPG/PNG.

Demikian hal-hal dasar yang perlu diketahui mengenai cara menggunakan Adobe Illustrator ini.  Memang bagi pemula, software ini lebih rumit daripada Adobe Photoshop. Namun jika dipelajari dan diasah maka kemampuan dalam menggunakan software ini juga akan meningkat.

Bagikan